Meningkatkan Retensi Penjualan Sampai Diatas 200%

Tips ini merupakan eksperimen saya dan tim dan terbukti hasilnya sangat baik

meningkatkan retensi penjualan
Foto/linkedin.com/pulse

Salah satu kantong duit dari sebuah usaha yang dijalankan adalah repeat order dari pelanggan.

Ketika repeat order tinggi, mengindikasikan bahwa produk dan usaha yang dijalankan itu sama baiknya.

Produk yang repeat ordernya tinggi berarti produk tersebut berkualitas.

Repeat order yang tinggi itu berarti retensi penjualan tinggi, pelanggan tidak lari ke kompetitor.

Repeat Order itu tanpa biaya akuisisi, tidak perlu mengeluarkan biaya promosi seperti halnya mencari pelanggan baru. Margin profit bisa jauh lebih tinggi.

Lalu bagai mena meningkatkan retensi penjualan agar tinggi?

Saya di KlikDigital berhasil meningkatkan retensi penjualan lebih dari 200% stabil dalam 6 bulan terakhir.

Apa yang Saya dan tim lakukan? Sederhana bisa langsung Anda coba.

1. Sapa semua pelanggan Anda
Semua pelanggan, baik itu pelanggan baru, pelanggan lama atau pelanggan yang sudah tidak pernah order lagi.

Sapaaanya macam-macam, bebas tergantung Anda. Sesuaikan saja konten dan konteksnya.

Tujuannya untuk mengatakan ke pelanggan bahwa Anda masih ada dan masih peduli dengan mereka.

2. Informasikan Perubahan atau Produk Baru
Karena Saya bergerak di industri produk digital, maka setiap ada updatan fitur terbaru selalu di update ke pelanggan.

Kadang juga ketika lagi rilis produk baru, maka semua pelanggan yang ada selalu mendapatkan informasinya.

3. Berikan Sentuhan Khusus Untuk Pelanggan Lama.
Pelanggan lama itu spesial, setidaknya itu yang melekat didalam pikiran dari para pelanggan Anda. Mereka ingin dilayani dengan lebih.

Karena retensi atau repeat order itu minim biaya promosi, maka alokasikan dana promosi tersebut sebagai subsidi ke harga berlangganan pelanggan lama.

4. Bikin alur konsisten dan stabil untuk ketiga hal diatas.
Setidaknya Anda harus berinteraksi kembali paling minimal 3 kali untuk bisa meningkatkan retensi penjualan. Maka buat alur khususnya.

Jangan sampai ada yang terlewatkan, sehingga ini semakin menguatkan posisi bisnis Anda di benak pelanggan, bahwa bisnis Anda masih ada dan Anda masih peduli dengan mereka.

5. Bikin Kumpul-Kumpul Tatap Muka
Saat ini untuk berkumpul dan tatap muka langsung dengan pelanggan gak perlu lagi repot-repot, cukup via zoom, google meet, whatsaap group atau telegram webinar.

Lagi-lagi ini untuk mengatakan kepada mereka bahwa Anda benaran masih ada, masih ada wujudnya dan Anda peduli dengan permasalahan pelanggan Anda.

Cukup lakukak 5 poin diatas, Insya allah Retensi Penjualan Anda bisa meningkat paling minimal sampai 200%.

Semoga bermanfaat yah. Jumat Berkah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.