Cara Jualan Kopi Kekinian Agar Ramai Pembeli

Bisnis kopi kekinian memang semakin marak dalam beberapa tahun belakangan. Hal ini tidak terlepas dari revolusi industri Third Wave Coffee, karena kopi bukan hanya dianggap sebagai minuman nikmat yang bisa menghilangkan kantuk dan lelah saja, namun juga dipandang sebagai sebuah seni. Tidak mengherankan kalau banyak yang ingin tahu cara jualan kopi kekinian.

Perubahan konsep dan sudut pandang ini membuat kopi jadi lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat, baik tua atau muda, laki-laki dan perempuan. Dari segi bisnis, situasi ini tentu terlihat sangat menguntungkan, karena artinya Anda akan bisa lebih mudah meraup untung dengan menjual produk kopi. Wajar saja kalau kemudian usaha kopi ini sangat digandrungi, khususnya oleh milenial.

Daftar Cara Jualan Kopi Kekinian untuk Pemula

Banyak yang berpikir kalau usaha kopi ini sangat sederhana dan mudah diaplikasikan. Dalam beberapa segi, hal tersebut memang benar. Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan tingkat persaingan yang akan dihadapi. Apabila kurang perhitungan, maka langkah awal yang Anda ambil bisa menjadi sia-sia. Karena selain kualitas produk, kreativitas dalam mengolah juga dibutuhkan.

Apabila Anda berminat untuk terjun di bisnis kopi, maka bisa menjadikan beberapa tips di bawah ini sebagai panduan :

1.     Membuat Rencana Matang

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mulai berbisnis adalah membuat rencana solid. Kalau Anda tidak tahu akan memulai dari mana, maka bisa membuat daftar pertanyaan, seperti :

  • Apa konsep yang akan ditawarkan?
  • Bagaimana cara supaya untung?
  • Siapa saja pesaing terbesar?
  • Siapa yang akan dijadikan target pasar?
  • Strategi promosi seperti apa yang akan dijalankan?

Rencana adalah fondasi dalam membangun sebuah bisnis. Apalagi, sekarang sudah banyak warung maupun cafe kopi yang hadir dengan konsep menarik. Jika ingin lebih unggul, maka Anda dituntut untuk bisa menyajikan sesuatu berbeda. Dengan begitu, maka bisnis bisa bertahan di tengah kerasnya persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Apabila masih belum memiliki ide mengenai konsep bisnis yang akan diusung, maka bisa mencoba beberapa jenis model usaha kopi, seperti Coffee Roaster, Coffee House, Cafe Bistro, atau Booth Coffee. Selain memilih model usaha, strategi promosi dan pengembangan yang akan dijalankan juga berpengaruh besar terhadap kesuksesan bisnis kopi Anda.

2.     Melakukan Riset

Untuk menghadirkan produk minuman kopi berkualitas, maka Anda harus melakukan riset mendalam. Anda harus bisa menentukan daftar calon supplier potensial, yang menjual coffee bean berkualitas terbaik, namun harganya cukup terjangkau. Di era teknologi dan informasi ini, tentu tidak butuh waktu lama untuk mendapat supplier.

Selain biji kopi, Anda juga harus sudah tahu furniture seperti apa yang akan diaplikasikan. Jangan lupa, kalau pecinta kopi suka dengan hal-hal berbau minimalis, klasik dan antik. Supaya mendapatkan produk furniture bagus dengan harga murah, maka riset harga secara berkala juga diperlukan. Kalau belum yakin, maka bisa minta rekomendasi ke orang terdekat.

3.     Mencari Lokasi Strategis

Bagaimana cara jualan kopi kekinian dengan modal minim tapi bisa untung banyak? Lokasi yang strategis adalah salah satu kuncinya. Usahakan Anda membuka usaha di tempat dimana banyak orang berlalu-lalang, atau pusat keramaian. Jadi, bisa lebih gampang menarik perhatian orang yang lewat. Hindari tempat sepi yang tidak pernah dilalui orang.

Setelah menemukan lokasi yang cocok, Anda bisa mulai menjalankan langkah selanjutnya, yakni mengamati kondisi pasar dan mencari tahu kompetitor di area tersebut. Hal ini akan membuat Anda lebih mudah untuk menentukan berapa harga jual produk. Misalnya saja kalau akan buka usaha di area kampus, sudah pasti harga jualnya harus lebih terjangkau.

4.     Membangun Jaringan Bisnis

Seperti kata pepatah “Tidak ada petani sukses yang tidak pernah ke sawah”. Begitu pula dengan pebisnis kopi, kalau ingin sukses maka harus memiliki wawasan luas tentang segala hal yang berkaitan dengan kopi. Akan lebih mudah lagi jika Anda memang seorang pecinta kopi sejati yang sudah paham tentang seluk beluk citarasa, aroma dan filosofi kopi.

Membangun jaringan dalam bisnis adalah salah satu kunci supaya berhasil. Anda bisa memulai dengan bergabung di komunitas bisnis kuliner tertentu. Setelah itu, tentukan kriteria pebisnis seperti apa yang ingin Anda ajak berkolaborasi nantinya. Kalau merasa sudah klop, maka bisa berlanjut ke kopdar dan mulai tawarkan ide-ide menguntungkan yang Anda miliki.

5.     Strategi Marketing Ampuh

Berjualan kopi dengan konsep kekinian tentu harus diimbangi dengan strategi marketing yang “kekinian” juga. Dengan kata lain, promosi bukan hanya dilakukan secara offline, namun juga online. Anda bisa mulai memposting promo grand opening di berbagai platform media sosial,  sejak beberapa hari sebelum usaha kopi dibuka dan berikan harga paling spesial.

Supaya bisnis kelihatan lebih profesional di mata calon konsumen potensial, Anda bisa membuat website official khusus untuk bisnis kopi. Untuk memaksimalkan pemasaran produk, maka dapat menggunakan support dari beberapa produk digital terbaik, salah satunya adalah FoodPress dari WordPress.

6.     Mempekerjakan Profesional

Anda mungkin telah memiliki rencana dan konsep bisnis yang matang. Namun untuk memperlancar eksekusi, ada baiknya mempekerjakan profesional yang sudah mahir di bidangnya. Misalnya jika ingin menghadirkan konsep kekinian sebagai kekuatan daya jual usaha, maka tidak ada salahnya menginvestasikan dana untuk menyewa desainer interior.

7.     Perencanaan Anggaran Sempurna

Hal paling penting dalam memulai bisnis adalah mengatur anggaran biaya yang dimiliki. Apalagi kalau Anda belum pernah terjun di dunia bisnis sebelumnya. Kadang membuat perkiraan berdasarkan riset singkat saja tidak cukup. Untuk menghindari salah perhitungan saat sudah mulai membangun usaha, ada baiknya menggunakan jasa akuntan.

Menyerahkan masalah vital kepada ahlinya akan membuat Anda merasa lebih tenang dan mantap dalam menjalankan eksekusi rencana. Jadi, Anda juga bisa lebih fokus untuk mengembangkan bisnis, bukan malah dipusingkan dengan masalah finansial.

8.     Membangun Bisnis Berbasis Online

Di zaman modern ini, banyak orang yang mulai beralih ke sistem online, termasuk juga beli makanan dan minuman. Apalagi kalau super sibuk, tidak mungkin nongkrong di warung kopi. Disini, Anda harus memikirkan bagaimana cara mendapatkan lebih banyak customer dengan memanfaatkan teknologi canggih. Salah satunya adalah dengan melayani pemesanan online.

Anda bisa memanfaatkan berbagai platform, atau website untuk menawarkan produk kopi andalan. Dengan begitu, maka akan ada lebih banyak orang yang tahu dan kalau konsep promosinya menarik dan harganya terjangkau, bukan tidak mungkin akan kebanjiran pelanggan. Jadi, jangan berfokus pada bisnis offline saja ya.

9.     Tidak Merekrut Terlalu Karyawan Terlalu Banyak

Meskipun Anda akan membuka bisnis kopi dengan konsep yang wah, seperti cafe kekinian. Sebaiknya hindari merekrut terlalu banyak pekerja pada awal memulai usaha. Ini bisa menjadi bumerang untuk Anda, karena masih dalam penyesuaian dan belum tahu bagaimana masa depan usaha kopi yang dirintis.

Dengan mengetahui cara jualan kopi kekinian, maka Anda bisa membuat rancangan konsep yang lebih jelas tentang bisnis di bidang tersebut. Karena selain budget dan rencana matang, promosi online yang menarik juga menjadi kunci dari keberhasilan sebuah usaha. Apalagi, saat ini zaman sudah semakin modern sehingga jika ingin bertahan maka harus mengikuti perkembangannya.

 Advertisement
Irfan Juniyanto

Tertarik dengan digital marketing dan bisnis online serta suka berbagi tentang apa yang saya ketahui dan apa yang saya lakukan dalam bisnis online saya :) Kontak Saya Via WhatsApp WA 6282293857234

Tinggalkan komentar